Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt (Foto: X)
Video wawancara Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mendadak menjadi sorotan publik setelah insiden penembakan mengguncang jamuan tahunan wartawan Gedung Putih, Sabtu waktu setempat, 25 April 2026.
Ucapannya yang menyebut akan ada "shots fired" viral karena diutarakan hanya sesaat sebelum serangan penembakan benar-benar terjadi di lokasi acara.
Dalam wawancara dengan Fox News jelang acara, Leavitt sebenarnya tengah mempromosikan pidato Presiden AS Donald Trump.
Adapun "shots fired" yang dimaksud bermakna sindiran khas Trump yang akan dikeluarkan malam itu.
“Dia siap bertarung, saya beri tahu Anda. Pidato malam ini akan menjadi pidato khas Donald J Trump. Akan lucu, akan menghibur. Akan ada beberapa sindiran tajam malam ini. Jadi semua orang harus menonton, ini akan sangat luar biasa,” ujar Leavitt.
Pernyataan tersebut merujuk pada gaya retorika Trump yang kerap melontarkan serangan verbal terhadap lawan politiknya. Leavitt bahkan menegaskan bahwa pidato itu merupakan hasil karyan sang presiden sendiri.
“Saya tidak bisa mengklaim pujian. Sesuai dengan gaya Donald Trump, dia sendiri yang menulisnya. Jadi, sebagian besar adalah hasil karyanya sendiri,” kata dia.
Namun suasana berubah drastis ketika suara letusan terdengar di tengah berlangsungnya White House Correspondents' Dinner. Trump yang duduk di panggung langsung tampak terkejut.
Aparat Secret Service bergerak cepat mengevakuasi sang presiden melalui jalur belakang, sementara para tamu diliputi kepanikan.
Pelaku bernama Cole Allen (31), warga Torrance, California telah diamankan. Ia disebut bertindak agresif dengan menerobos pos pemeriksaan Secret Service sambil membawa sejumlah senjata dan menembakannya beberapa kali.
Meski terjadi baku tembak, pihak Secret Service memastikan Allen tidak terkena peluru. Ia berhasil dilumpuhkan di lokasi, kemudian diamankan dan dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan sekaligus pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat.
Seorang agen Secret Service dilaporkan sempat terkena tembakan, namun nyawanya terselamatkan berkat rompi antipeluru yang dikenakannya.