Berita

(Foto: Dok. BPKH)

Politik

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

SABTU, 25 APRIL 2026 | 18:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya dalam mengawal seluruh tahapan operasional haji 1447 H / 2026 M agar berjalan optimal. 

Dalam peninjauan di Embarkasi Medan, BPKH memastikan instrumen dukungan finansial bagi jemaah, khususnya penyaluran biaya hidup (living cost), telah siap sepenuhnya guna menjamin kemandirian jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, menegaskan bahwa setiap rupiah dari Nilai Manfaat yang dikelola telah dialokasikan secara tepat sasaran. 


"Tugas kami bukan sekadar mengelola angka, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh jemaah," ujar Indra Gunawan dalam keterangan tertulis, Sabtu 25 April 2026.

Di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dan fluktuasi ekonomi global yang berdampak pada biaya operasional haji, BPKH bersama Komisi VIII DPR RI telah mengambil langkah strategis mitigasi. 

Pengelolaan makro yang efisien dilakukan untuk menjaga agar kenaikan biaya tidak membebani jemaah secara mendadak.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang turut meninjau kesiapan di Medan, menyatakan bahwa sinergi ini sangat krusial bagi keberlanjutan (sustainability) dana haji. 

"Sinergi antara BPKH dan DPR RI memastikan nilai manfaat tetap terjaga secara profesional, sehingga jemaah tahun ini maupun tahun-tahun mendatang tetap mendapatkan layanan terbaik," jelasnya.

Melalui pengawasan ketat di Embarkasi Medan, BPKH menjamin bahwa seluruh proses distribusi hak finansial jemaah berjalan transparan dan akuntabel, memastikan keberangkatan haji 2026 berjalan sukses dan bermartabat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya