Berita

Bentrok mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) di Makassar, Jumat malam, 24 April 2026. (Foto: Instagram RMOL/Medsos)

Nusantara

Mahasiswa dan Pengemudi Ojol Bentrok di Makassar, Kinerja Polisi jadi Sorotan

SABTU, 25 APRIL 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aksi demonstrasi mahasiswa di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat malam, 24 April 2026, berakhir ricuh dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol). 

Hal itu bermula saat massa aksi menutup dua ruas jalan, sehingga mengganggu para pengemudi ojol yang sedang beroperasi mencari nafkah. 

Massa pengemudi ojol lantas memukul mundur mahasiswa. Situasi memanas hingga warga dan ojol terlibat bentrok langsung.


Dalam bentrokan, massa ojol melempar batu dan petasan ke arah mahasiswa. Akibat insiden ini, arus lalu lintas sempat lumpuh sepanjang beberapa kilometer.

Aksi sebelumnya menuntut pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS.

Aparat kepolisian melakukan penyisiran di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI). Mahasiswa yang melakukan rusuh berhasil diamankan dan dikumpulkan di area kampus.

“Saya sudah peringatkan agar kalian bubar, tapi tidak didengarkan,” kata Wakil Rektor III UMI, Nur Fadhilah.

Polisi juga menyita senjata tajam dan masih mendalami kasus tersebut.

Namun yang disayangkan masyarakat adalah minimnya kehadiran petugas keamanan untuk mengurai massa agar aksi tidak meluas atau berdampak negatif.

"Polisinya mana? Jalan diblokir kok diam saja, tidak ada tindakan. Ini sudah meresahkan, membuat macet panjang. Kami ingin pulang ke rumah," kata seorang penumpang angkutan umum, dikutip dari ANTARA.

Dari situ terlihat, kehadiran aparat keamanan kurang maksimal untuk mengurai massa atau mencegah tawuran agar tidak meluas.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya