Berita

Pengamat politik dan militer, Selamat Ginting (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pengamat:

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 23:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Karakter keras serta tegas dalam peradilan militer jadi bagian dari upaya menjaga disiplin prajurit dan ketahanan negara.

Dengan begitu, pengamat politik dan militer Selamat Ginting menilai peradilan militer perlu dilihat secara proporsional dalam praktiknya. 

Selamat menjelaskan bahwa peradilan militer yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan negara tidak bisa disamakan dengan peradilan umum.


“Militer bekerja dalam situasi ekstrem, antara hidup dan mati. Kesalahan kecil bisa berdampak besar, bahkan berujung pada kegagalan operasi dan ancaman terhadap negara,” kata Selamat dalam diskusi publik bertajuk 'Mengapa Peradilan Militer Itu Kejam?', yang diselenggarakan Aliansi Mahasiswa Jabodetabek (AMJ) di Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Jumat, 24 April 2026.

Lanjut dia, secara spesifik, pelanggaran seperti desersi atau pembangkangan dalam konteks militer juga memiliki dampak strategis. 

"Pelanggaran tersebut dinilai tidak sekadar kesalahan individu, tetapi dapat membuka celah bagi musuh dan merusak sistem operasi," pungkas Selamat.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya