Berita

Staf Dinas ESDM Propinsi Jatim mengembalikan uang pembagian hasil pungli ke Kejati Jatim. (Foto: RMOLJatim)

Nusantara

Panik Massal! Staf ESDM Jatim Kembalikan Duit Pungli ke Kejati

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 16:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penangkapan Kepala Dinas ESDM Jatim Aris Mukiyono, Kabid Pertambangan Oni Setiawan, serta seorang pejabat berinisial H, membuat pegawai di lingkungan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur ketar-ketir.

Tak ingin ikut terseret pusaran kasus dugaan pungutan liar (pungli) perizinan tambang, sebanyak 19 staf mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Para staf tersebut mengaku telah menerima aliran uang pungli yang dibagikan secara rutin setiap akhir bulan.


Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo Santoso mengatakan, uang yang diterima para staf itu kini telah dikembalikan kepada penyidik.

“Penyidik telah menerima pengembalian uang sebesar Rp707 juta dari para staf Dinas ESDM Jatim,” kata Wagiyo diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Jumat, 24 April 2026.

Wagiyo menegaskan, penyidik tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam perkara ini. Karena itu, ia mengimbau seluruh pihak yang terkait untuk bersikap kooperatif.

“Saat penggeledahan 20 April 2026 lalu, penyidik sudah mengantongi catatan pembagian uang serta dokumen yang mengindikasikan adanya pengaturan dalam proses perizinan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan adanya ancaman pidana berat bagi pihak yang mencoba menghalangi proses penyidikan.

“Perintangan penyidikan hingga tindak pidana pencucian uang bisa dikenakan kepada siapa pun yang mencoba menghilangkan barang bukti,” tegasnya.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menetapkan tiga tersangka, yakni Aris Mukiyono, Oni Setiawan, dan H.

Dalam kasus ini, para tersangka diduga memperlambat proses perizinan tambang yang seharusnya dilakukan secara online. Pemohon yang tidak memberikan uang disebut mengalami hambatan, meski seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita uang tunai dan saldo rekening dengan total sekitar Rp2,36 miliar. Rinciannya, dari Aris Mukiyono disita uang tunai Rp259,1 juta, saldo ATM BCA Rp109 juta, dan saldo ATM Mandiri Rp126,8 juta dengan total Rp494,4 juta.

Sementara dari rumah Oni Setiawan, disita uang hampir Rp1,64 miliar. Sedangkan dari tersangka H, diamankan saldo ATM BCA sebesar Rp229,6 juta. Secara keseluruhan, uang tunai yang disita mencapai Rp1,9 miliar, ditambah saldo ATM Rp465,5 juta.

Penyidik juga akan berkoordinasi dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana hasil pungli tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 12 huruf e atau Pasal 12B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta pasal terkait pemerasan dalam KUHP. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya