Berita

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube France24)

Dunia

Israel Tunggu Lampu Hijau AS untuk Hancurkan Iran

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel menyatakan siap kembali melakukan perang dan meningkatkan serangan terhadap Iran jika ada persetujuan dari Amerika Serikat (AS).

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa militer negaranya telah sepenuhnya siap untuk bertindak.

“IDF siap baik secara defensif maupun ofensif dan target telah ditandai,” kata Katz, dikutip dari Euro News, Jumat 24 April 2026.


Ia bahkan menyebut bahwa serangan berikutnya bisa sangat menghancurkan jika mendapat lampu hijau dari Washington.

“Kami sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat… untuk mengembalikan Iran ke Zaman Kegelapan dan Zaman Batu dengan menghancurkan fasilitas energi dan listrik utama serta membongkar infrastruktur ekonomi nasionalnya,” ujarnya.

Katz juga memperingatkan bahwa fase perang selanjutnya akan jauh lebih mematikan dibanding sebelumnya.

“Kali ini, ketika serangan berlanjut, akan berbeda dan mematikan… yang akan mengguncang dan meruntuhkan fondasi rezim,” tambahnya.

Konflik yang dimulai sejak akhir Februari ini telah meluas ke kawasan dan menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon. Dampaknya juga terasa secara global, termasuk pada stabilitas ekonomi dan jalur perdagangan energi.

Salah satu titik ketegangan utama berada di Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia.

Di tengah situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump telah memperpanjang gencatan senjata antara AS dan Iran sejak 8 April tanpa batas waktu, guna membuka peluang negosiasi.

Namun hingga kini, belum ada kejelasan apakah pembicaraan lanjutan benar-benar akan berlangsung, sementara ketegangan militer terus meningkat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya