Berita

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo (Foto: Ist)

Bisnis

Koperasi Desa: Pilar Strategis Pendorong Roda Ekonomi Lokal

RABU, 22 APRIL 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri, La Ode Ahmad P. Bolombo, menggarisbawahi peran vital koperasi desa sebagai instrumen utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. 

Menurutnya, koperasi desa dipandang bukan sekadar lembaga administratif, melainkan entitas strategis yang mampu mengubah lanskap ekonomi lokal melalui pengelolaan profesional yang menyatu dengan potensi khas wilayah masing-masing.

Kehadiran koperasi di tingkat desa berfungsi sebagai penguat sistem ekonomi yang sudah ada. 


“Koperasi desa dan kelurahan harus dipahami sebagai bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. Ini bukan untuk menggantikan koperasi yang sudah ada, tetapi memperkuat ekosistem yang sudah berjalan,” ungkapnya, dalam agenda uji publik pemantauan evaluasi regulasi koperasi di Provinsi Sulawesi Utara pekan lalu, dikutip Rabu 22 April 2026. 

Fokus pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan untuk menciptakan ketahanan ekonomi desa yang menyeluruh. Mengingat adanya perbedaan kapasitas fiskal antar-desa, dukungan dari pemerintah pusat menjadi krusial agar produk unggulan desa memiliki daya saing hingga ke pasar mancanegara.

Agar peran strategis ini berjalan maksimal, La Ode mendorong transformasi koperasi yang mengutamakan kualitas ketimbang sekadar kuantitas. Tantangan seperti tata kelola yang lemah dan perlunya pembaruan regulasi (revisi UU No. 25 Tahun 1992) menjadi poin penting yang dibahas demi terciptanya kepastian hukum.

Beberapa poin kunci yang menjadi perhatian utama meliputi Profesionalisme SDM; koperasi membutuhkan tenaga kompeten agar mampu bersaing di era modern. Lalu, harmonisasi kelembagaan; perlunya kejelasan peran antara koperasi desa dan BUMDes untuk menghindari tumpang tindih fungsi.

Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan menjadi syarat mutlak agar koperasi dipercaya sebagai pilar pemberdayaan masyarakat.

“Koperasi harus menjadi game changer dalam perekonomian desa, dengan didukung sumber daya manusia yang kompeten dan tata kelola yang baik,” tegas La Ode.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan desa, koperasi diyakini akan menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan ekonomi nasional. Dukungan pemerintah pusat tetap menjadi kunci utama dalam mengomersialkan potensi lokal secara lebih luas.

“Tidak semua desa memiliki kapasitas yang sama. Dukungan pemerintah pusat menjadi kunci agar potensi desa bisa dikembangkan dan dikomersialisasikan secara lebih luas,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya