Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Rosan Ungkap Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing

RABU, 22 APRIL 2026 | 00:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah tekanan geopolitik dan dinamika ekonomi global, Indonesia tetap menunjukkan daya tarik kuat di mata investor asing. 

Hal ini diungkap Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rosan melaporkan perkembangan realisasi investasi nasional pada kuartal I tahun 2026, sekaligus memaparkan tren minat investor asing yang dinilai tetap kuat meski dunia tengah diliputi ketidakpastian akibat konflik dan dinamika ekonomi global.


“Terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, dan geoekonomi dunia, ternyata minat dan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Indonesia sangat tinggi, masih sangat baik,” ujar Rosan.

Menurutnya, optimisme tersebut tercermin dari rangkaian kunjungan kerja dan pertemuan dengan pelaku usaha global di sejumlah negara utama, seperti Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang. 

Dalam berbagai forum, baik pertemuan besar maupun diskusi terbatas bersama Presiden, Indonesia disebut masih menjadi primadona bagi para investor.

Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan bahwa sejumlah komitmen investasi yang berhasil dihimpun menunjukkan angka signifikan. 

Dari Jepang, potensi investasi yang tercatat mendekati 30 miliar dolar AS, sementara dari Korea Selatan mencapai sekitar 10 miliar dolar AS. Adapun investasi dari Tiongkok disebut tetap tinggi dan konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Tren positif tersebut, lanjut Rosan, sejalan dengan target investasi nasional yang ditetapkan meningkat signifikan dalam lima tahun ke depan. 

Pemerintah menargetkan total realisasi investasi periode 2025-2029 menembus lebih dari Rp13.000 triliun, naik dari capaian sekitar Rp9.100 triliun pada periode 2014–2024.

“Peningkatannya memang cukup signifikan, tetapi alhamdulillah target-target tersebut masih dapat tercapai. Kami berharap hal ini dapat terus terjaga,” imbuhnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya