Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). (Foto: Istimewa)

Politik

Ketua API Kritik Pernyataan Jusuf Kalla soal Konflik Agama

SELASA, 21 APRIL 2026 | 23:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Pendeta Harsanto Adi angkat bicara terkait polemik video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada. Menurutnya, isu tersebut menyentuh ranah sensitif karena berkaitan langsung dengan ajaran agama.

Dalam video di link Masjid Kampus UGM menit 9 hingga 10, Jusuf Kalla berujar, “Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti.”

Menurut Harsanto, penting untuk memahami terlebih dahulu definisi penistaan dalam konteks keagamaan. Definisi penistaan adalah kurang lebih adalah tindakan penghinaan, perendahan atau pelecehan terhadap simbol, kitab suci, tokoh suci, atau kepercayaan suatu agama.


Ia menilai pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla tidak sesuai dengan ajaran dalam Kitab Suci Injil.

"Apa yang telah disampaikan Pak JK (Jusuf Kalla) adalah sesuatu yang tidak benar , tidak sesuai dengan ajaran Yesus yang tertuang dalam Kitab Suci Injil,” kata Harsanto, dikutip Selasa 21 April 2026.

Lebih lanjut, Harsanto menekankan, ajaran Yesus Kristus tidak pernah membenarkan kekerasan terhadap pihak yang berbeda keyakinan.

"Yesus tidak pernah mengajar pengikutnya bahwa membunuh orang yang tidak seiman itu masuk surga, dan kalaupun dirinya harus mati itu berarti mati syahid," kata Harsanto.

Meski demikian, ia menegaskan, pihaknya tetap membuka ruang rekonsiliasi. 

"Kita siap untuk memaafkan dengan catatan mengakui apa yang dikatakan tidak benar," tutup Harsanto.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menegaskan dirinya tidak bermaksud berbicara tentang dogma agama serta ideologi saat bercerita konflik Ambon dan Poso saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

"Saya tidak bicara tentang dogma agama, saya tidak bicara tentang ideologi agama, tidak," kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya IV No.12, Jakarta Selatan pada Sabtu 18 April 2026

JK menyebut bila konflik Ambon dan Poso adalah konflik komunal berlatar belakang SARA antara umat Islam dan Kristen. 

JK pun menjelaskan, pernyataannya dalam ceramah memiliki tujuan guna mengkritik pihak yang membenarkan kekerasan atas nama agama.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya