Berita

LPG nonsubsidi. (Foto: Pertamina Patra Niaga)

Bisnis

Giliran Harga LPG Ikut Naik, Ini Daftarnya

SENIN, 20 APRIL 2026 | 09:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi tabung 5,5 kg dan 12 kg Pertamina Patra Niaga naik per 18 April 2026.

Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, LPG 12 kg di Jawa dan Bali naik dari Rp192.000 menjadi Rp228.000. Di wilayah yang sama, LPG 5,5 kg naik dari harga sebelumnya Rp90.000 menjadi Rp107.000 per tabung.

Untuk wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau, harga LPG 12 kg dipatok sekitar Rp230.000, sementara LPG 5,5 kg berada di kisaran Rp111.000.


Sementara itu, di kawasan Bangka Belitung dan sejumlah wilayah Kalimantan seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Selatan, harga LPG 12 kg mencapai Rp238.000 dan LPG 5,5 kg sekitar Rp114.000.

Khusus wilayah Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga LPG tercatat lebih murah, yakni Rp208.000 untuk 12 kg dan Rp100.000 untuk 5,5 kg.

Adapun wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Papua mencatat harga tertinggi, yakni Rp285.000 untuk LPG 12 kg dan Rp134.000 untuk LPG 5,5 kg, terutama di Ambon dan Jayapura.

Sementara itu, di sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, serta beberapa provinsi di Papua, harga LPG tidak tersedia karena belum terdapat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh faktor distribusi, logistik, serta ketersediaan infrastruktur energi di masing-masing daerah.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya