Berita

Pendukung Tim Jakarta LaVani Livin Transmedia meluapkan kegembiraannya usai pertandingan melawan tim Jakarta Bhayangkara Presisi pada Final Four Proliga 2026 di GOR Jatidiri Semarang, Minggu 19 April 2026. (Foto: Istimewa)

Olahraga

LavAni Juara Putaran Dua Usai Tekuk Bhayangkara 3-1

SENIN, 20 APRIL 2026 | 04:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jakarta LavAni Livin Transmedia menjuarai final four putaran kedua putra Proliga 2026 usai menang atas Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 di GOR Jatidiri Semarang, Minggu 19 April 2026. 

Kemenangan ini menegaskan status LavAni sebagai tim tak terkalahkan sepanjang babak empat besar. Dua pekan lalu, mereka juga menjuarai putaran pertama. Gelar putaran kedua berhadiah uang pembinaan Rp60 juta.

LavAni langsung menurunkan komposisi terbaik sejak awal. Dio Zulfikri mengatur serangan, Hendra Kurniawan mengawal tengah, ditopang trio Boy Arnes, Taylor Sander, dan Georg Grozer. Tekanan datang sejak peluit pertama.


Bhayangkara yang dikomandoi Nizar Zulfikar mencoba mengimbangi lewat Rendy Tamamilang dan Bardia Saadat. Namun pertahanan LavAni terlalu rapat. Boy Arnes dkk menutup set pertama 25-20.

Di set kedua, Bhayangkara mengubah strategi untuk meredam gempuran lawan. Upaya itu tak berhasil. Konsistensi LavAni justru meningkat. Grozer dan Sander berulang kali menembus blok dengan spike keras. Set berjalan berat sebelah, 25-15 untuk LavAni.

Tertinggal dua set, Bhayangkara tak menyerah. Rendy Tamamilang, Agil Angga, dan Martin Atanasov menemukan celah. Koordinasi serangan Bhayangkara lebih rapi, sementara LavAni kehilangan momentum. Set ketiga milik Bhayangkara 18-25. Skor mengecil 2-1.

Set keempat berlangsung dramatis. Kedua tim kejar-kejaran angka. LavAni tak mau laga berlanjut ke set kelima. Serangan diintensifkan. Blok Hendra Kurniawan dan penyelesaian dingin Boy Arnes mengunci set 25-22.

Hasil ini membawa LavAni ke Grand Final dengan kepercayaan diri tinggi, meski tim pelatih belum puas.

“Pemain kami masih kedodoran menerima servis pemain asing Bhayangkara. Maunya, sekali terima servis langsung balas serangan dan bola mati di pihak lawan,” kata Asisten pelatih LavAni Erwin Rusni, dikutip dari RMOLJateng.

Di kubu Bhayangkara, pelatih Reidel Alfonso Gonzalez Toiran merespons dengan kepala dingin. Menurutnya, kekuatan tim baru 60 persen. Evaluasi utama ada pada komunikasi dan koordinasi lapangan yang masih sering salah.

“Ini bagian dari proses menuju puncak performa,” kata Toiran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya