Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Sarmuji. (Foto: RMOL)

Politik

Pembunuhan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara

Sekjen Golkar: Kami Berduka, Sedih, dan Marah!

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 19:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bereaksi keras atas insiden berdarah yang menimpa Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora alias Nus Kei.

Nus Kei tewas ditikam orang tak dikenal di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Maluku Tenggara, Minggu siang, 19 April 2026.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan pihaknya telah mendapatkan konfirmasi langsung mengenai kabar duka tersebut dari pihak keluarga dan DPD Provinsi Maluku.


"Setelah kami cek ke Ketua DPD Provinsi Maluku dan dikonfirmasi istrinya, berita itu benar adanya. Kami sangat berduka, sedih, dan marah atas peristiwa ini," tegas Sarmuji kepada redaksi.

Sarmuji menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam bagi keluarga korban serta seluruh keluarga besar Partai Golkar di Maluku, khususnya Maluku Tenggara, atas kehilangan salah satu kader terbaiknya secara tragis.

Tak tinggal diam, anak buah Bahlil Lahadalia ini menuntut aparat kepolisian untuk bergerak cepat dan tidak main-main dalam menangani kasus ini.

"Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut," cetusnya.

Di sisi lain, Sarmuji juga mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh kader beringin di wilayah Maluku agar tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan pasca insiden maut tersebut.

"Kepada kader tetap waspada tapi jangan terpancing situasi. Kita berikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Untuk motif dan latar belakang pelaku, biar kepolisian yang mendalami," pungkas Sarmuji.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi menyeut dua terduga pelaku berhasil diringkus sebelum sempat kabur lebih jauh. Keduanya berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini, dua terduga pelaku tersebut tengah diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Malra.

"Untuk motif sementara masih dilakukan pendalaman intensif oleh penyidik," tegas Kombes Rositah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya