Berita

Pasukan Hizbullah (Foto: AFP)

Dunia

Hizbullah Bantah Serang Pasukan Perdamaian Prancis di Lebanon

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 16:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok bersenjata Hizbullah membantah keterlibatan dalam insiden serangan yang menewaskan satu tentara UNIFIL Prancis dan melukai tiga lainnya di Lebanon Selatan. 

Dalam pernyataan resminya, Hizbullah juga menyerukan kehati-hatian kepada semua pihak agar tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan kejadian. 

"Hizbullah menekankan pentingnya untuk menghindari kesimpulan dan tuduhan yang terburu-buru sebelum seluruh fakta dan kronologi peristiwa terungkap secara jelas," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu, 19 April 2026. 


Lebih lanjut, Hizbullah menyoroti pentingnya koordinasi antara warga lokal, pasukan UNIFIL, dan militer Lebanon, terutama dalam situasi yang mereka sebut sensitif. 

Hizbullah mengaku keheranan atas tuduhan cepat yang diarahkan kepada mereka, sembari menyindir pihak-pihak yang tetap diam selama serangan Israel terhadap pasukan UNIFIL bulan lalu. 

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengonfirmasi bahwa satu tentaranya tewas dalam serangan tersebut. 

"Sersan Mayor Florian Montorio dari Resimen Zeni Parasut ke-17 di Montauban tewas pagi ini di Lebanon selatan selama serangan terhadap UNIFIL," kata Macron. 

Macron bahkan mengatakan semua indikasi menunjukkan bahwa Hizbullah bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Di sisi lain, pasukan penjaga perdamaian PBB, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menyatakan telah memulai proses penyelidikan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya