Berita

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei (Foto: AFP)

Dunia

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, melontarkan ancaman keras kepada Amerika Serikat dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz.

Dalam pesan yang dibacakan melalui televisi pemerintah Iran untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata, Khamenei menegaskan kesiapan militernya menghadapi kemungkinan eskalasi konflik.

“Sama seperti drone Iran yang menyerang AS dan para penjahat Zionis, Israel, seperti kilat, angkatan laut yang gagah berani juga siap untuk memberikan kekalahan pahit baru kepada musuh-musuh mereka," tegas Khamenei, seperti dikutip dari Iraq News Agency, Minggu, 19 April 2026. 


Pernyataan tersebut muncul ketika gencatan senjata selama 10 hari antara Iran dan Israel, yang dijadwalkan berakhir pada 22 April, berada dalam tekanan serius di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Khamenei, yang mengambil alih kepemimpinan setelah kematian ayahnya, Ali Khamenei, dalam serangan udara gabungan AS-Israel pada Februari lalu, dilaporkan belum pernah tampil di hadapan publik sejak peristiwa tersebut dan disebut mengalami luka.

Dalam pernyataan tambahan, ia juga memuji militer Iran dengan mengatakan, 

“Tentara berdiri teguh melawan rencana jahat Amerika Serikat, sisa-sisa rezim Pahlavi, dan kaum separatis yang menginginkan Iran terpecah belah, dan menciptakan prestasi-prestasi epik," tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan bahwa sedikitnya dua kapal dagang terkena tembakan saat mencoba melintasi Selat Hormuz, tak lama setelah Iran memperketat kontrol atas jalur strategis tersebut.

Situasi ini memicu kekhawatiran baru terhadap keamanan maritim dan stabilitas pasokan energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dunia yang kini kembali dibayangi eskalasi konflik.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya