Berita

Ilustrasi (Foto: Net)

Bisnis

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

SABTU, 18 APRIL 2026 | 07:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belakangan, penggunaan visual balita pada kemasan Aqua tengah menjadi perbincangan hangat di media massa dan media sosial. 

Namun, berdasarkan penelusuran lebih lanjut, gambar tersebut ternyata merupakan bagian dari label sekunder pada kemasan bundling, yang jika dilihat secara utuh, menampilkan narasi visual yang berbeda dari anggapan yang beredar.

Label sekunder adalah informasi tambahan yang tertera pada kemasan luar (outer pack). Fungsinya adalah untuk kebutuhan distribusi dan identifikasi produk dalam penjualan paket (bundling), bukan merupakan label utama yang melekat pada setiap botol.


Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, dalam keterangan resminya memberikan penjelasan untuk mendudukkan perkara ini sesuai konteks desainnya.

“Visual yang dimaksud merupakan bagian dari secondary label pada kemasan bundling 6 botol Aqua 1500 ml, yaitu informasi tambahan pada kemasan luar yang digunakan untuk kebutuhan distribusi dan identifikasi produk bundling, dan bukan label utama produk sebagaimana label di kemasan utama (di botol),” jelasnya, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 18 April 2026.

Arif menekankan bahwa jika label tersebut dilihat secara menyeluruh dan tidak hanya dari satu sudut pandang, nampak jelas ilustrasi keluarga yang lengkap. Hal ini mematahkan persepsi bahwa balita dijadikan objek tunggal dalam kemasan tersebut. 

Pihak Aqua juga menegaskan dua poin penting. Pertama, tidak ada klaim bahwa produk tersebut dikhususkan untuk bayi atau balita. Kedua, sebagai kategori pangan umum, Aqua tunduk pada regulasi BPOM.

“Seluruh informasi pada kemasan utama telah sesuai ketentuan BPOM. Label sekunder dibuat hanya dalam konteks penjualan bundling,” tambah Arif.

Sejumlah pakar komunikasi berpendapat bahwa fenomena ini menjadi pengingat pentingnya melihat sebuah konteks secara komprehensif. 

Di era digital, informasi sering kali dipotong (framing) untuk mendukung narasi tertentu, yang berisiko menciptakan pemahaman yang keliru di masyarakat.

Meski demikian, perhatian dari lembaga perlindungan anak dan konsumen tetap dianggap positif sebagai bentuk pengawasan terhadap etika komunikasi produk. Diskusi publik ini diharapkan tetap berjalan dalam koridor regulasi yang berlaku.

Aqua menyatakan telah melakukan evaluasi internal terhadap seluruh materi promosi dan kemasannya guna memastikan kepatuhan terhadap hukum serta perlindungan konsumen. Perusahaan juga menegaskan sikap terbukanya terhadap kritik dan saran dari publik.

“Aqua menghargai perhatian dan masukan dari berbagai pihak dan terus berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang bertanggung jawab dengan menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Arif.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya