Berita

(Tengah) Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 14:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja ekonomi Jawa Timur mencatatkan tren solid sepanjang 2025 dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menembus Rp3.403,17 triliun. 

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menjelaskan besarnya skala ekonomi tersebut membuat daerah ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional.

Menurut Emil, Jawa Timur tercatat sebagai kontributor terbesar kedua di Pulau Jawa dengan porsi 25,29 persen, serta menyumbang 14,40 persen terhadap perekonomian nasional. Dari total pertumbuhan ekonomi Indonesia, Jawa Timur menyumbang sekitar 1,6 persen.


"Jadi kalau datang satu investasi nilainya Rp1 triliun pun itu enggak kelihatan. Karena PDRB kita ini bisa di atas Rp3.000 triliun setahun, itulah sebabnya kita harus banyak sekali mengejar (investasi)," kata media briefing di Jawa Timur, Jumat 17 April 2026.

Secara keseluruhan, ekonomi Jawa Timur pada 2025 tumbuh 5,33 persen, dengan akselerasi pada kuartal IV yang mencapai 5,85 persen, yang didorong oleh sektor industri pengolahan.

"Kalau (ekonomi) Jawa Timur tumbuh 5,33 persen tahun 2025, maka industri pengolahan tumbuhnya 5,98 persen artinya di atas rata-rata Jawa Timur. Sektor ini membantu mengerek pertumbuhan Jawa Timur ke atas," ujarnya.

Emil berharap sektor manufaktur tetap menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Timur. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga iklim usaha agar tidak terjadi gejala deindustrialisasi.

"Jangan sampai kemudian lebih banyak pengusaha itu enggak berani bikin pabrik," tambahnya.

Dalam upaya pemerataan industri, Pemprov Jawa Timur mulai mendorong sejumlah daerah baru sebagai basis manufaktur, termasuk Kabupaten Nganjuk. Emil menyebut, daerah tersebut kini mulai dilirik investor sebagai lokasi pengembangan industri.

"Beberapa dekade sebelumnya, tidak banyak yang menganggap Nganjuk sebagai daerah basis industri. Tapi hari ini, Nganjuk sudah menjadi salah satu yang paling diminati untuk mengembangkan industri," kata Emil.

Salah satu contoh perkembangan industri di Nganjuk adalah PT Mitra Saruta Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak akhir 1989 itu awalnya merupakan industri kecil dengan 20 mesin, namun kini telah berkembang dan menyerap sekitar 1.700 tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menarik investasi. Sepanjang 2025, total investasi yang masuk ke Nganjuk mencapai Rp1,6 triliun.

"Kami terus bersama-sama untuk menjadi katalisator dan juga menjadi salah satu tempat yang paling tepat untuk industri padat karya, agar Kabupaten Nganjuk dan juga Jawa Timur bisa lebih baik lagi," tandas Cahyo.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya