Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: PPID)

Nusantara

Relaksasi Pajak Disiapkan Hadapi Tekanan Geopolitik Global dan El Nino

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan I Tahun 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan dinamika perang di Timur Tengah dan ancaman fenomena El Nino menjadi dua tantangan utama yang tengah diantisipasi secara serius oleh Pemprov DKI.

"Di tengah dinamika global yang tidak gampang, ada dua yang ada di hadapan kita. Yang pertama adalah geopolitik perang di Middle East yang belum tahu dan kapan akan selesai. Yang kedua sebentar lagi kita akan memasuki El Nino yang panjang dari April sampai dengan September," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 17 April 2026.


Pemprov DKI akan memperkuat kebijakan fiskal melalui pengurangan pajak daerah untuk menghadapi dampak dari tekanan geopolitik global dan fenomena El Nino. Saat ini, lanjutnya, Pemprov DKI tengah melakukan kajian terkait hal ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap baik.

"Jakarta akan mengeluarkan instrumen hal yang berkaitan dengan perpajakan yang lebih kompetitif, lebih menarik sehingga tekanan geopolitik maupun tekanan ekonomi ini, kita memberikan relaksasi," ungkapnya.

Pramono menyebut, Pemprov DKI segera menyampaikan jumlah paket kebijakan terkait pajak yang telah disiapkan. Diharapkan paket kebijakan tersebut bisa membantu mengurangi beban para pelaku usaha dan juga masyarakat.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyoroti ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram di Jakarta. Pramono tak ingin terganggunya distribusi rantai pasok global dan energi berdampak serius pada kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, DKI juga mulai mengembangkan optimalisasi penggunaan energi terbarukan di Jakarta.

"Pemerintah DKI Jakarta secara khusus kami juga memantau hal yang berkaitan dengan BBM dan juga dengan LPG 3 kilogram karena ini adalah kebutuhan yang sangat dasar," tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya