Berita

Peluncuran buku Prof. Jimly Asshiddiqie, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat pagi, 17 April 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Genap 70 Tahun, Prof. Jimly Asshiddiqie Luncurkan Buku “Etika yang Melembaga” di DKPP"

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jimly Asshiddiqie, genap berusia 70 tahun pada Jumat, 17 April 2026.

Momentum tersebut ditandai dengan peluncuran buku berjudul “Etika yang Melembaga” di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada pagi hari.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai lembaga, termasuk DKPP, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).


Dari pihak tuan rumah, hadir Ketua DKPP RI, Heddy Lugito, bersama anggota DKPP lainnya, yakni Ratna Dewi Pettalolo, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, J. Kristiadi, dan Tio Aliansyah.

Sementara itu, dari KPU dan Bawaslu turut hadir Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, serta Anggota Bawaslu RI Herwyn JH Malonda.

Sejumlah tokoh lainnya juga tampak menghadiri acara tersebut, di antaranya Anggota Komisi Yudisial (KY) Abhan, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Pramono Tanthowi Ubaid, mantan Anggota KPU RI Ida Budhiati, serta mantan Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar.

Buku yang diluncurkan tersebut tidak ditulis langsung oleh Prof. Jimly, melainkan merupakan karya kolaboratif sejumlah guru besar. Buku ini memiliki anak judul *“70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie: Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP”*.

Diketahui, Prof. Jimly merupakan sosok yang memprakarsai pendirian DKPP sebagai lembaga penegak etik penyelenggara pemilu yang bersifat tetap dan mandiri sejak 12 Juni 2012. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI, serta menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya