Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Bertahan di Level Tinggi Saat Harapan Damai Timur Tengah Menguat

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Kamis setelah sempat menyentuh level tertinggi bulanannya. 

Reuters melaporkan, di pasar spot, emas bertahan di 4.785,57 Dolar AS per ons, sementara kontrak berjangka AS terkoreksi tipis 0,3 persen ke posisi 4.808,30 Dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis 16 April 2026 atau Jumat dini hari WIB.. 

Stabilitas ini muncul di tengah optimisme pasar terhadap kelanjutan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang diharapkan mampu meredam gejolak harga energi serta ekspektasi suku bunga.


Optimisme kian membumbung setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan gencatan senjata untuk menghentikan konflik di Lebanon. 

David Meger dari High Ridge Futures menilai bahwa deeskalasi konflik ini memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga di masa depan, sebuah skenario yang menjadi angin segar bagi aset tanpa imbal hasil seperti logam mulia. Saat ini, peluang pelonggaran moneter pada 2026 diperkirakan berada di angka 32 persen.

Di sisi ekonomi AS, meski klaim pengangguran menurun yang menunjukkan pasar tenaga kerja stabil, sektor korporasi masih cenderung berhati-hati dalam berekspansi akibat bayang-bayang ketegangan geopolitik.

Sementara itu, logam mulia lainnya menunjukkan tren melemah. Perak spot merosot 1 persen ke 78,29 Dolar AS per ons di tengah laporan defisit struktural cadangan global. 

Platinum dan paladium juga kompak memerah dengan penurunan masing-masing 0,6 persen ke 2.096,20 Dolar AS dan 0,7 persen ke level 1.561,50 Dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya