Berita

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. (Foto: YouTube Islamic Brotherhood Television)

Politik

HRS: FPI Lagi Gelar Tikar, Nonton Buaya sama Buaya Ribut!

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Langkah Front Pembela Islam (FPI) dalam memperjuangkan keadilan menuai sorotan belakangan ini. Pasalnya, FPI yang dahulu dikenal lantang kini dianggap lebih pasif.

Namun hal itu dibantah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, FPI tetap dengan prinsip amar makruf nahi munkar dan mendukung semua gerakan mahasiswa hingga buruh dalam memperjuangkan keadilan.

“Pokoknya selama jalan mahasiswa, buruh, betul, bukan untuk kepentingan kelompok, kita dukung. Jadi maaf, bukan FEI berubah, bukan! FPI memang harus memperbaiki cara geraknya supaya tidak tertipu di tengah jalan,” kata HRS akrab disapa ketika menjawab pertanyaan pengurus aliansi BEM Se-Indonesia, dikutip dalam kanal YouTube Islamic Brotherhood Television, Jumat, 17 April 2026.


Lanjut dia, FPI tidak ingin perjuangan mahasiswa dan buruh ditunggangi oleh pihak tertentu di tengah jalan.

“Saya nggak mau, adik-adik mahasiswa yang saya cintai, yang saya sayangi ditunggangi oleh orang-orang yang nggak jelas. Nah terakhir, kalau pertanyaannya kenapa, Habib dengan FPI kelihatannya sekarang lagi cooling down nih? Saya tanya (tegaskan) bukan cooling down, emang lagi gelar tiker, lagi nonton,” selorohnya yang disambut tawa dari audiens.

“Lagi gelar tiker, lagi nonton. Nonton apa? Buaya sama buaya lagi ribut. Alhamdulillah. Nah itu yang mau saya sampaikan. Jadi nggak usah khawatir, teruskan semangat, yang penting jaga diri ya. Jangan sampai adik-adik mahasiswa dikorbankan,” tambahnya.

HRS juga menanggapi adanya ajakan kudeta terhadap Presiden Prabowo Subianto yang didengungkan oleh Saiful Mujani dan Islah Bahrawi. Ia mengingatkan agar hati-hati terhadap ajakan tersebut.

“Ada tuntutan-tuntutan supaya presiden mengundurkan diri. Sah-sah saja. Silakan. Mahasiswa minta presiden mundur, silakan! Yang penting berikan argumentasi yang bagus supaya rakyat bisa memahami argumentasi tadi,” imbuhnya. 

“Tapi hati-hati dengan provokator. Saya lihat sekarang ada pimpinan lembaga survei yang kemarin jadi termul. Sudahlah. Yang kemarin bela presiden yang lalu rezimnya abis-abisan. Jual angka, jual survei, tahu-tahu sekarang teriak-teriak mau kudeta, siapa yang percaya?” tandas HRS.  
 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya