Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

PSI Tetap Partai Gurem Meski Ditopang Pamor Jokowi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 04:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berdasar survei terbaru Poltracking Indonesia berada di angka 1,2 persen dan bertengger di urutan 10. 

Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai pengaruh mantan Presiden Joko Widodo belum mampu mendongkrak elektabilitas partai yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.

“Kita lihat dari hasil survei itu bahwa Jokowi sudah tidak lagi bertaji, PSI rontok dan tetap menjadi partai gurem. Ini artinya cawe-cawe Jokowi untuk membesarkan partai ini gagal,” kata Jerry dalam pesan elektronik kepada RMOL di Jakarta, Kamis malam, 16 April 2026.


Lanjut dia, dengan elektabilitas 1,2 persen, praktis partai berlambang gajah ini tidak lolos parlemen. Padahal dalam narasi yang dibangun, partai ini siap menyongsong banyak pemilih dengan menjadikan provinsi padat seperti Jawa Tengah sebagai basis utamanya.

“Jadi era Jokowi sudah habis. Dia mau guling-guling dan cawe-cawe tapi publik sudah cerdas membandingkan mana yang tulus dan yang bulus serta fulus. Gaya dan metode politik pencitraan Jokowi sudah tak laku lagi,” ungkap Jerry.

Tak hanya Jokowi, masuknya mantan pentolan Partai Nasdem Ahmad Ali juga belum membuat PSI berbicara banyak di kancah perpolitikan nasional.

“Jadi masuknya Jokowi dan Ahmad Ali belum mampu menaikkan elektabilitas partai, lebih baik mereka istirahat dan pensiun,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya