Berita

Letjen TNI Richard Tampubolon. (Foto: Puspen TNI)

Olahraga

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 03:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang juga Kasum TNI, Letjen Richard Tampubolon secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia Tahun 2026, yang diikuti peserta 98 terdiri dari  64 provinsi di Indonesia di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 15 April 2026.  
 
Pembukaan Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 yang bertema "Membangun Taekwondo Indonesia Secara Profesional, Modern dan Berprestasi di Tingkat Internasional”, ini  diawali dengan pemukulan Gong oleh Letjen TNI Richard Tampubolon.

“Bersatu, berprestasi,” ucap Richard dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 16 April 2026. 


Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia, Komite Olimpiade Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang telah berkenan hadir. 

“Hal ini merupakan bentuk dukungan nyata yang sangat berarti bagi kemajuan dan peningkatan prestasi Taekwondo Indonesia,” jelasnya.
 
Letjen TNI Richard Tampubolon menyampaikan bahwa rapat kerja nasional ini merupakan forum strategis dalam rangka melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah dilaksanakan dan sekaligus menetapkan arah kebijakan dan program prioritas ke depan. 

Terutama dalam pembinaan prestasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta menguatkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabilitas yang berkelanjutan.
 
“Taekwondo Indonesia memiliki tanggung jawab yang besar untuk terus mengukir dan mengharumkan nama Bangsa  di kancah internasional, oleh karena itu sinergitas dan kolaborasi yang erat antara pengurus besar, pengurus provinsi serta dukungan dari KONI Pusat, KOI dan Kemenpora Republik Indonesia menjadi faktor kunci dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” beber dia.
 
Ketum PBTI  berharap melalui pelaksanaan rapat kerja nasional ini akan dihasilkan keputusan program kerja konkret, terukur dan  implementatif serta mampu memberikan dampak nyata  bagi peningkatan prestasi atlet, mengembangkan pelatih dan wasit serta penguatan.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya