Berita

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Nusantara

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 03:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk terlibat aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya melalui kolaborasi lintas sektor.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri acara halalbihalal dan silaturahmi Kadin Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Kamis, 16 April 2026. 

Dalam kesempatan itu, Luthfi menyoroti angka kemiskinan di Jawa Tengah yang masih berada di level 9,39 persen dan menekankan perlunya kerja bersama untuk menekannya secara signifikan.


"Kadin kami minta untuk tampil di depan. Memerangi kemiskinan itu tidak bisa hanya sandang, pangan, papan. Ada kesehatan, ada pendidikan. Kita harus keroyok bersama,” kata Luthfi dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 17 April 2026.

Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat secara terpadu.Demografi

“Rumah kita perbaiki, perut kita isi, kesehatannya kita tangani, anaknya kita sekolahkan. Semua harus jalan bareng,” jelas Purnawirawan Polri tersebut.

Ia juga memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Pemprov Jawa Tengah. Pada sektor perumahan, pemerintah telah memperbaiki sekitar 17.000 rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang 2025. 

Sementara di sektor kesehatan, diluncurkan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang menghadirkan layanan medis langsung ke desa-desa.

“Masyarakat desa itu banyak yang belum pernah ketemu dokter spesialis. Maka para dokter spesialis keliling ke desa-desa,” tutur Luthfi.

Selain itu, Luthfi secara tegas meminta dunia usaha melalui Kadin untuk mengoptimalkan pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar lebih fokus membantu masyarakat miskin ekstrem di seluruh kabupaten/kota.

CSR-nya digunakan untuk membantu yang miskin ekstrem di wilayah kita. Kalau tidak kita keroyok ramai-ramai, Jawa Tengah akan begitu-begitu saja,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto Soediro menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Kami berharap Kadin sebagai mitra strategis pemerintah bisa terus mendorong dan membantu program-program pemerintah provinsi, termasuk dalam mengentaskan kemiskinan,” imbuhnya.

Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan penanganan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya