Berita

Sekjen DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Demokrat Bocorkan Obrolan Lintas Fraksi soal RUU Pemilu: PT Enam Persen

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 19:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komunikasi informal lintas fraksi terkait pembahasan rancangan perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (RUU Pemilu) di DPR terus dilakukan. 

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, meski belum masuk pembahasan resmi, sejumlah isu krusial sudah mulai diperbincangkan di tingkat informal antarfraksi.

“Secara formal belum dibahas, tapi secara informal tentu kami ada komunikasi,” ujar Herman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 16 April 2026.


Salah satu isu yang mencuat adalah terkait besaran ambang batas parlemen (parliamentary threshold atau PT). Ia menyebut, terdapat berbagai opsi yang berkembang di kalangan fraksi.

“Isu-isu dan opininya sudah berkembang lah, ada yang 5 persen, 6 persen (parliamentary threshold). Ada yang menetapkan pilihan sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi,” kata Herman.

Selain itu, Herman menyebut bahwa pembahasan juga menyentuh soal besaran daerah pemilihan (dapil magnitude). Beberapa opsi yang muncul antara lain 4 sampai 6 kursi, 4 sampai 8 kursi, atau tetap pada rentang 4 sampai 10 kursi.

“Ini adalah pilihan-pilihan yang nanti secara formal akan ditetapkan oleh fraksi-fraksi, apakah itu nanti Pansus, ataukah dibahas di Badan Legislasi, ataukah mungkin dibahas dalam Panja di Komisi II,” kata Anggota DPR Fraksi Demokrat ini.

Herman menegaskan, seluruh pandangan yang berkembang saat ini masih bersifat informal. Keputusan resmi, kata dia, baru akan ditentukan dalam forum pembahasan resmi DPR.

“Nanti formalnya kita tunggu sampai pembahasan dalam Panja ataupun dalam Pansus, ataupun di Badan Legislasi,” pungkas Herman.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya