Berita

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. (Foto: RMOL/Alifia)

Nusantara

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 18:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyampaikan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap tiga kepala daerah di Jawa Timur dalam enam bulan terakhir.

“Sangat prihatin, sangat prihatin. Kita terus berusaha untuk melakukan upaya mitigasi risiko-risiko tata kelola yang tidak baik,” kata Emil saat ditemui di Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis 16 April 2026.

Emil menilai rangkaian kasus tersebut menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah, khususnya di tingkat kabupaten, untuk memperkuat sistem integritas. 


Emil menegaskan bahwa koordinasi pembenahan tidak hanya melibatkan inspektorat provinsi, tetapi juga pihak eksternal seperti KPK.

“Bahwa ternyata masih ada kejadian-kejadian, itu tentu menjadi satu masukan bagi kita semua, karena ini kan di jenjang kabupaten ya," kata Emil.

Menurutnya, kasus-kasus OTT ini harus dijadikan momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan secara menyeluruh.

“Jadi kita sekali lagi sangat prihatin dan ini perlu menjadi satu momentum untuk kita melakukan pembenahan lebih lanjut,” imbuhnya.

Dalam enam bulan terakhir, KPK telah menjerat sejumlah kepala daerah di Jawa Timur. Terbaru, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ditangkap bersama sejumlah pejabat Pemkab dalam OTT pada Jumat 10 April 2026.

Sebelumnya, Wali Kota Madiun nonaktif Maidi turut terjaring OTT pada Januari 2026 dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan dana CSR.

Sementara itu, Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko lebih dulu diamankan pada November 2025 terkait dugaan suap jual beli jabatan dan proyek pembangunan RSUD dr. Harjono Ponorogo. Ia dijerat pasal berlapis dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya