Berita

Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Golkar Dorong RUU Pemilu Segera Dibahas

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Golkar mendorong pembahasan revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu segera dilakukan. Sebab tahapan Pemilu 2029 sudah makin dekat.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Muhammad Sarmuji mengatakan, komunikasi informal antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi mulai terjalin, meski belum intensif.

"Insya Allah nanti kalau Mbak Puan (Ketua DPR) sudah bicara begitu, berarti akan segera dilakukan komunikasi yang lebih formal, ya,” ujar Sarmuji kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 16 April 2026.


Menurut Sarmuji, percepatan pembahasan menjadi penting karena banyaknya aspek yang harus dikaji dalam revisi UU Pemilu, terlebih jika nantinya dilakukan integrasi sejumlah undang-undang dalam satu regulasi.

"Apalagi nanti diintegrasikan beberapa undang-undang dalam satu undang-undang, tentu ini menjadi persoalan yang lebih kompleks,” kata Sekjen Partai Golkar ini.

Selain itu, faktor waktu juga menjadi perhatian serius. Sarmuji menegaskan bahwa tahapan pemilu semestinya sudah dimulai pada akhir tahun ini, termasuk proses rekrutmen penyelenggara pemilu.

"Semestinya tahapan pemilu itu sudah harus dilakukan di akhir tahun ini karena penyelenggara pemilu sudah harus direkrut tahun ini,” kata Sarmuji.

Atas dasar itu, ia pun menawarkan dua skenario jika pembahasan RUU Pemilu tidak kunjung rampung hingga berdampak pada mundurnya tahapan pemilu.

"Kita harus punya cara untuk menyelesaikan atau memampatkan tahapan-tahapan pemilu. Yang kedua, ya caranya ya undang-undangnya nggak berubah berarti,” pungkas Sarmuji.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya