Berita

Ilustrasi poster PHK

Politik

Klaim Industri Kuat di Tengah Dinamika Geopolitik Dinilai Berbeda dengan Kenyataan

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Klaim Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita soal industri di tanah air yang tetap memiliki daya tahan kuat, meski menghadapi gangguan pasokan dari sisi bahan baku akibat ketidakpastian geopolitik global dipertanyakan Analis komunikasi politik Hendri Satrio.

"Kalau industri kita kuat, yang paling gampang indikasinya itu lapangan pekerjaan tersedia banyak, dan PHK enggak ada, kemudian juga produk-produk kita bersaing minimal di ASEAN, jadi apanya yang kuat? Orang PHK jalan terus, lapangan pekerjaan susah," ujar Hensa, sapaan akrab Hendri Satrio, Kamis, 16 April 2026.

Founder lembaga survei KedaiKOPI itu menilai kondisi saat ini justru mencerminkan industri yang stagnan dan tidak mengalami kemajuan. 


Gelombang PHK yang terus terjadi di berbagai sektor menjadi bukti nyata bahwa klaim ketahanan industri tidak sejalan dengan realita yang dirasakan para pekerja dan pelaku usaha. 

"Pada kenyataannya, industri kita mandek dan jalan di tempat. Tidak ada tanda-tanda pertumbuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat menengah ke bawah," kata Hensa.

Lebih jauh, Hensa menegaskan bahwa Menteri Perindustrian perlu mempertanggungjawabkan pernyataannya secara publik.
Klaim optimisme tanpa data yang mencerminkan kondisi saat ini dinilai hanya akan menjauhkan pemerintah dari kepercayaan publik.

"Menteri Perindustrian harus bertanggung jawab dengan statement-nya, karena faktanya kondisi yang ia klaim itu tidak tergambarkan sekarang, dan berpotensi menjauhkan kepercayaan publik terhadap pemerintah" pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya