Berita

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt (Foto: Reuters)

Dunia

AS Bantah Perpanjang Gencatan Senjata, Negosiasi Lanjut di Pakistan

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gedung Putih membantah laporan yang menyebut Amerika Serikat meminta perpanjangan gencatan senjata dua pekan dengan Iran. 

"Lagi-lagi laporan yang buruk pagi ini bahwa kami secara resmi meminta perpanjangan gencatan senjata. Ini tidak benar saat ini," ujar Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 16 April 2026. 

Di saat yang sama, Leavitt mengatakan Washington tetap menunjukkan optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan dengan Teheran.


Menurutnya, hingga kini komunikasi antara kedua pihak masih terus berjalan.

"Anda mendengar langsung dari wakil presiden, dan presiden minggu ini bahwa percakapan ini produktif dan sedang berlangsung, dan itulah posisi kami saat ini," kata dia. 

Terkait kelanjutan perundingan, Leavitt menyebut Pakistan kemungkinan besar kembali menjadi tuan rumah. 

"Saya hanya ingin menyampaikan satu poin penting bagi presiden. Pihak Pakistan telah menjadi mediator yang luar biasa sepanjang proses ini, dan kami sangat menghargai persahabatan dan upaya mereka untuk menyelesaikan kesepakatan ini," tegasnya. 

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News mengklaim bahwa konflik AS-Israel melawan Iran hampir berakhir.

Putaran pertama negosiasi yang berlangsung selama 21 jam di Islamabad akhir pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan, terutama karena perbedaan pandangan terkait tuntutan AS agar Iran memberikan komitmen tegas untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. 

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa Washington tidak akan memperpanjang lisensi umum untuk minyak Iran dan Rusia, serta membuka peluang sanksi tambahan terhadap pihak yang masih melakukan transaksi dengan Teheran.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya