Berita

Pangi Syarwi Chaniago. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Pangi Syarwi Sindir Teddy: Saya 17 Tahun jadi Pengamat, Tidak Inflasi

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya soal inflasi pengamat yang sempat menjadi polemik di publik disindir pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago. 

Pangi merasa bahwa pernyataan Teddy itu ditujukan termasuk kepada dirinya yang kerap mengkritisi kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto.

“Saya kan sudah 17 tahun jadi pengamat. Ya kalau misalnya Teddy bilang inflasi pengamat, saya rasa, saya tidak inflasi. Karena ya background saya S1 politik, S2 politik, S3 politik ya. Kemudian jadi pengamat (politik) hampir 17 tahun. Jadi artinya saya ngomong sesuai dengan background saya,” ucap Pangi dikutip dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu, 15 April 2026. 


CEO sekaligus Founder Voxpol Center Research and Consulting ini menilai pernyataan Teddy itu dilandasi dari fenomena adanya pengamat yang bicara tidak sesuai data.

“Kan yang dikritik Teddy itu kan banyak pengamat yang inflasi itu, ya datanya salah, ngomong tidak sesuai dengan bidang keilmuan. Nah akhirnya dilempar sama publik lagi, ‘menteri lu bukan the right men in the right place nih’, gitu. Artinya banyak juga menteri tidak sesuai bidang gitu, jangan hanya pengamat saja,” tegasnya.

Kendati demikian, Pangi setuju jika pengamat jangan sembarang bicara, apalagi yang bukan sesuai bidangnya.

“Tapi saya mendukung juga memang pengamat harus sesuai dengan bidang juga, supaya ngomongnya sesuai dengan keahlian. Tapi menteri (yang lebih penting) juga harus sesuai dengan keahlian,” pungkas Pangi. 

Sebelumnya, Seskab Teddy Indra Wijaya menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai inflasi pengamat dalam konferensi pers di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 10 April 2026. 

Teddy melihat kecenderungan meningkatnya jumlah pengamat yang memberikan pandangan di luar bidang keahliannya, sehingga memicu distorsi informasi di ruang publik.

“Sekarang ini ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi banyak sekali pengamat, oke,” ujar Teddy.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya