Berita

Peserta Rapat Konsolidasi Petugas Pengawas dan Pendukung Penyelenggaraan Ibadah Haji. (Foto: Humas BPKH)

Bisnis

BPKH Perkuat Koordinasi dan Layanan Jelang Ibadah Haji 2026

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 01:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui pengelolaan dana yang aman dan optimal.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Konsolidasi Petugas Pengawas dan Pendukung Penyelenggaraan Ibadah Haji yang menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, serta sinergi antar seluruh pihak yang terlibat.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, memastikan dana jemaah dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk mendukung seluruh kebutuhan penyelenggaraan.


“Dana haji aman dan siap mendukung penyelenggaraan haji. BPKH tidak hanya memastikan ketersediaan dana, tetapi juga mengoptimalkan nilai manfaat agar memberikan dampak langsung bagi jemaah, khususnya dalam menjaga keterjangkauan biaya haji,” kata Fadlul dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarata, Rabu malam, 16 April 2026.

BPKH menekankan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan haji. Seluruh unsur pengawas dan pendukung diminta bekerja secara terintegrasi demi memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia.

“Setiap dana yang dikeluarkan dilakukan secara terukur, sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik, demi menjaga amanah dan keberlanjutan dana jemaah,” tambahnya.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, BPKH optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih baik serta memberikan layanan maksimal bagi seluruh jemaah haji Indonesia.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya