Berita

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 00:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Isu pemakzulan yang merebak beberapa hari terakhir dipastikan ada pihak yang mendesain alias dalang atau sutradara.

Hal itu disampaikan CEO sekaligus Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago dalam podcast Madilog bersama Margi Syarif dikutip dari kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu malam, 15 April 2026.

“Ya, sebenarnya kalau bicara KPI (Key Performance Indicator-red) ya, bahwa peristiwa politik itu fenomena yang tidak ada yang alamiah. Makanya saya termasuk mazhab yang percaya bahwa dalam politik itu ada desain, ada arsitekturnya, ada perencanaannya, ada operatornya, ada yang mendesain,” ujar Pangi. 


Sehingga, lanjut dia, isu pemakzulan terhadap Presiden Prabowo subianto sudah pasti ada yang mendesain. Ia mencatat kejadian sejak Agustus 2025, peristiwa MBG hingga pernyataan kudeta dari pengamat politik Saiful Mujani, seluruhnya memiliki rangkaian.

Pengamat politik yang dikenal kritis ini lantas mengarahkan sosok yang mendesain pemakzulan presiden tidak lain adalah orang yang paling dekat, yakni Wapres Gibran Rakabuming Raka.

“Ketika kita bicara tentang pemakzulan, tentu bicara tentang siapa yang ada di sampingnya, siapa yang paling dekat, kemudian sampai paling mendapatkan keuntungan secara langsung. Yang paling dekat, yang ada di samping, yang tidak jauh-jauh dengan presiden ialah wapres,” jelasnya.

Pandangan Pangi berdasar pada peristiwa empirik yang terjadi dalam perpolitikan Indonesia.

“Ketika Soeharto jatuh, karena kudeta rakyat juga (tahun) 98, yang naik Habibie, nggak ada satu paket. Begitu juga ketika misalnya Gus Dur jatuh dikudeta, tidak satu paket, yang naik adalah wakilnya,” ungkap dia. 

“Ini kan fenomena empirik, peristiwa yang terjadi di masa lalu. Selalu yang harus diwaspada itu menurut saya adalah orang yang paling dekat dengan kita, nggak jauh-jauh. Dan nggak usah nuduh panjang-panjang yang terlalu jauh. Kenapa? Karena mereka langsung mendapatkan manfaat dari itu,” pungkas Pangi.   
 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya