Berita

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Mensos Klarifikasi Rumor 11 Juta BPJS PBI Nonaktif

RABU, 15 APRIL 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perbedaan angka 11 juta peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) nonaktif dan 106 ribu yang disebut sudah aktif kembali, dijelaskan pemerintah bukan soal batas waktu atau deadline pembayaran. 

Kedua angka itu merujuk pada kelompok peserta yang berbeda dalam skema PBI Jaminan Kesehatan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, 106 ribu peserta tersebut merupakan pasien dengan penyakit katastropik yang otomatis diaktifkan kembali karena membutuhkan perawatan berkelanjutan.


“Jadi dulu kan ada yang 106.000 itu otomatis yang memiliki penyakit katastrofik, penyakit yang memerlukan perawatan berkelanjutan itu otomatis dia menjadi aktif kembali. Nah 106.000 ini yang kemudian diaktifkan kembali,” kata Gus Ipul di Gedung DPR, Rabu 15 April 2026.

Ia menegaskan, angka tersebut hanya bagian kecil dari total sekitar 11 juta peserta yang sebelumnya dinonaktifkan. Sementara sisanya tidak serta-merta kehilangan akses layanan kesehatan.

“Sementara sisanya dari 11 juta lebih itu, tetap diberikan pelayanan kesehatan jika memang memerlukan perawatan kesehatan. Baik di fasilitas kesehatan maupun di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” lanjut Gus Ipul.

Menurutnya, tidak ada ketentuan deadline pembayaran bagi kelompok 11 juta peserta tersebut. Pemerintah justru memastikan layanan tetap berjalan, dengan skema pembiayaan yang akan diatur melalui Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Mensos juga menegaskan, hingga kini tidak ada laporan penolakan pasien dari kelompok tersebut di fasilitas kesehatan. Pemerintah meminta rumah sakit tetap melayani karena kondisi ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya