Berita

Syafrin Liputo menjalani uji kelayakan dan kepatuhan terkait usulan calon walikota Jakarta Selatan di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Foto: DPRD DKI)

Nusantara

Syafrin Liputo Berpeluang Jadi Walkot Jaksel

SELASA, 14 APRIL 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjalani uji kelayakan dan kepatuhan terkait usulan calon walikota Jakarta Selatan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 14 April 2026.

Ketua DPRD DKI Khoirudin memimpin rapat itu didampingi Wakil Ketua Ima Mahdiah dan Basri Baco. Hadir pula Ketua Komisi A Inggard Joshua.

Khoirudin meminta Syafrin menyiapkan strategi khusus menghadapi hambatan birokrasi. Terutama terkait masalah ego sektoral di tingkat Suku Dinas (Sudin) di Jakarta Selatan.


“Bagaimana cara Pak Syafrin menangani paradoks tadi di tengah kenyataan ego sektoral masing-masing Sudin?” tanya Khoirudin.

Apalagi wilayah Jakarta Selatan mencakup 10 kecamatan dan 67 kelurahan. Butuh ketegasan memimpin ribuan ASN.

“Saya ingin Pak Syafrin punya kemampuan pengendalian yang baik agar semua bekerja maksimal,” imbuh Khoirudin.

Sementara itu, Inggard Jhosua menegaskan, memimpin sebuah wilayah sangat berbeda dengan memimpin dinas teknis.

“Kalau kemarin Pak Syafrin sebagai kepala dinas, sekarang Pak Syafrin yang mengorganisir di wilayah, mampu enggak? Walaupun dengan bobot dan kualitas Pak Syafrin saya lihat cukup solid, tapi bapak belum pernah menjadi pamong, kan?” ujar Inggard.

Menurut Inggard, menjadi seorang pamong memerlukan pendekatan khusus. Tidak bisa menyelesaikan masalah secara teori akademis maupun gelar pendidikan tinggi.

“Kadang kita harus keras, kadang kita harus lunak. Ini mohon menjadi pola pikir yang baik ke depan,” pungkas Inggard. 

Menanggapi hal itu, Syafrin Liputo menyatakan siap menyelesaikan sejumlah permasalahan di Jakarta Selatan.

"Harus ada koordinasi dan kolaborasi dalam pemecahannya,” kata Syafrin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya