Berita

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

SELASA, 14 APRIL 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Untuk menambal kenaikan biaya penerbangan haji 2026, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,77 triliun dari APBN.

Langkah ini diambil menyusul lonjakan biaya operasional maskapai akibat kenaikan harga avtur dan nilai tukar.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan, tambahan biaya tersebut akan ditanggung negara, bukan dibebankan kepada calon jemaah haji. Ia menyebut skema pembiayaan masih dibahas bersama DPR dan pihak terkait.


“Tidak kepada jamaah haji,” kata Gus Irfan usai rapat bersama Komisi VIII DPR, Selasa 14 April 2026.

Gus Irfan menjelaskan, sebagian besar kebutuhan tambahan anggaran akan dialokasikan dari keuangan negara, meski rincian porsi pembiayaan belum diputuskan. 

Pemerintah juga masih bernegosiasi dengan maskapai untuk mendapatkan angka riil biaya penerbangan.

“Sebagian besar semuanya ke keuangan negara. Keuangan negara, APBN pos,” kata Gus Irfan.

Sebelumnya, pemerintah mengajukan penyesuaian biaya penerbangan haji dari Rp6,69 triliun menjadi Rp8,46 triliun atau naik Rp 1,77 triliun. Kenaikan ini diusulkan agar layanan haji tetap berjalan optimal tanpa membebani masyarakat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya