Berita

Anggota DPR Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsy.(Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

SELASA, 14 APRIL 2026 | 15:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Al Habsyi, memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), pada Selasa 14 April 2026.

Aboe Bakar memberikan klarifikasi atas pernyataannya terkait dugaan keterlibatan oknum di Madura dalam jaringan narkoba yang menuai polemik di masyarakat.

Pemanggilan tersebut dilakukan menyusul beredarnya potongan video pernyataan Aboe Bakar dalam rapat kerja bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), yang kemudian memicu kritik karena dinilai terlalu general dan menyentuh institusi keagamaan.


“Khususnya di kalangan ulama dan masyarakat Madura,” kata Aboe Bakar kepada wartawan di MKD DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. 

Dalam klarifikasinya, Aboe Bakar menyampaikan permohonan maaf kepada para ulama, kiai, serta masyarakat Madura yang merasa tersinggung. 

“Saya menegaskan tidak ada niat sedikit pun untuk menghina atau mendiskreditkan ulama,” ujar Legislator PKS ini. 

Aboe Bakar menjelaskan jika pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks keprihatinan terhadap ancaman peredaran narkotika yang dinilai semakin meluas dan menyasar berbagai lapisan masyarakat.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, saya telah melakukan komunikasi untuk melakukan safari silaturahmi ke sejumlah pihak dengan didampingi tokoh masyarakat," kata Aboe Bakar.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya