Berita

Ilustrasi minuman kemasan kaca. (Foto: Shutterstock)

Bisnis

Produsen Minuman Lirik Kemasan Kaca Imbas Harga Plastik Melonjak

SELASA, 14 APRIL 2026 | 14:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Industri minuman mulai mempertimbangkan kembali penggunaan kemasan kaca di tengah lonjakan harga dan keterbatasan pasokan plastik.

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi Lukman mengatakan, sejumlah produsen kini tengah mencari alternatif untuk menjaga keberlangsungan produksi.

Menurut Adhi, beberapa produsen minuman yang sebelumnya beralih dari kemasan kaca ke plastik kini mulai memikirkan untuk kembali menggunakan kaca.


“Minuman-minuman kembali ke kaca, karena tidak ada alternatif lain kalau plastiknya kurang,” kata Adhi saat di Kemenko Perekonomian, dikutip Selasa 14 April 2026

Selain itu, industri juga berharap pasokan bahan baku plastik bisa ditopang dari peningkatan produksi daur ulang dalam negeri. Menurutnya. sumber bahan baku dari limbah plastik domestik maupun impor masih berpotensi dikembangkan.

“Di samping itu mungkin juga kita berharap, selain impor langsung dari negara-negara lain, kita juga berharap industri recycle bisa ditingkatkan produksinya ya, supaya kita bisa pakai recycle,” kata Adhi.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada beberapa pabrik yang mampu memproduksi plastik daur ulang dengan standar food grade. Namun, kapasitas produksinya dinilai masih perlu ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman.

“Saya kira ini perlu didorong untuk bisa meningkatkan kapasitas produksinya,” kata Adhi.

Adhi menilai kondisi ini sebagai situasi yang memprihatinkan bagi industri, mengingat keterbatasan alternatif bahan kemasan yang tersedia di tengah tekanan harga plastik.

"Ini situasi prihatin," pungkas Adhi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya