Berita

Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Lima Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Perkuat Kemitraan Energi

SELASA, 14 APRIL 2026 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan intensif dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin, 13 April 2026, waktu setempat. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pertemuan kedua kepala negara berlangsung cukup panjang, mencapai lima jam. 

Rangkaian agenda dimulai dengan pertemuan bilateral selama dua jam, sebelum dilanjutkan dengan diskusi empat mata selama tiga jam yang berlangsung lebih mendalam dan strategis.


Dalam pembahasan tersebut, Indonesia dan Rusia menyepakati sejumlah poin penting yang menjadi fondasi kerja sama jangka panjang, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral yang dinilai krusial bagi ketahanan nasional masing-masing negara.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” jelas Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Tak hanya berhenti pada sektor energi, kedua negara juga berkomitmen memperluas kerja sama di berbagai bidang lain yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional, mulai dari riset teknologi hingga sektor pertanian dan investasi industri.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya.

Teddy menambahkan, posisi Rusia dalam percaturan global membuat kemitraan ini semakin relevan bagi Indonesia. 

Selain sebagai negara dengan hak veto di Dewan Keamanan PBB, Rusia juga merupakan salah satu pendiri BRICS yang memiliki pengaruh signifikan dalam ekonomi dan politik global.

“Kita ketahui bahwa posisi Rusia sangat strategis di dunia global, selain sebagai salah satu negara pemegang hak veto PBB dan pendiri BRICS,” ucapnya.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Rusia menjadi potensi besar untuk dikolaborasikan dengan kebutuhan pembangunan Indonesia ke depan. 

“Rusia merupakan salah satu kekuatan besar dunia yang mempunyai sumber daya alam terbesar di dunia,” kata dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya