Berita

Representative Image (Foto: Reuters)

Dunia

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

SENIN, 13 APRIL 2026 | 09:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk kembali memanas setelah militer Amerika Serikat mengumumkan rencana blokade terhadap seluruh kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran mulai Senin, 13 April 2026. 

Kebijakan tersebut diambil menyusul gagalnya perundingan damai antara Iran dan AS di Islamabad, Pakistan di hari Sabtu, 11 April 2026. 

Dalam pernyataan resminya, Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa blokade akan mencakup seluruh aktivitas pelayaran internasional yang menuju maupun meninggalkan seluruh pelabuhan Iran di kawasan Teluk dan Teluk Oman.


“Blokade tersebut akan diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran," demikian pernyataan CENTCOM, seperti dikutip dari Al Jazeera. 

Namun Washington memberikan pengecualian terbatas terhadap jalur strategis internasional, seperti Selat Hormuz.

“Pasukan CENTCOM tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz menuju dan dari pelabuhan-pelabuhan non-Iran," demikian penegasan militer AS, yang sekaligus meredam spekulasi penutupan total jalur tersebut.

Di sisi lain, Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) merespons keras keputusan AS dan menyatakan siap menghadapi setiap bentuk tekanan militer. 

Dalam pernyataannya, Iran menegaskan bahwa kapal militer asing yang mendekati wilayah sensitif akan dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata yang masih berlaku.

“Setiap kapal militer yang mendekat akan melanggar gencatan senjata AS-Iran yang seharusnya berlaku hingga 22 April dan ‘akan ditindak tegas’,” demikian peringatan yang disampaikan Iran, menandai meningkatnya tensi di kawasan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya