Berita

Pengasuh PP Mambaul Ma’arif, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam. (Foto: Istimewa)

Politik

Gus Salam Bikin Kejutan di HBH IKA PMII Jombang Umumkan Maju Calon Ketum PBNU

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 18:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Halal Bihalal (HBH) PC IKA PMII Jombang mendadak geger. Bukan sekadar silaturahmi, forum bertema "Meneguhkan Khidmah untuk Umat dan Bangsa" itu berubah jadi panggung kejutan saat KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam tiba-tiba hadir di tengah acara.

Kehadiran pengasuh PP Mambaul Ma’arif itu saja sudah di luar dugaan. Di waktu yang sama, ia diketahui memiliki agenda pengajian di Pesantren Alfalah Ploso, Kediri. Namun kejutan tak berhenti di situ.

Di hadapan para kiai dan intelektual NU, Gus Salam secara terbuka memperkenalkan diri sebagai calon Ketua Umum PBNU. Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan dan sorak peserta.


“Saya diperintah para kiai saya untuk berikhtiar menjadi Ketum PBNU dalam gelaran Muktamar ke-35 nanti,” tegasnya, Minggu, 12 April 2026.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk ketaatan kepada para guru dan masyayikh.  Gus Salam tidak menjelaskan detail alasan pencalonannya. 

Ia hanya menyebut para nahdliyin sudah memahami kondisi PBNU saat ini. Ia pun meminta doa dan masukan agar ikhtiarnya berjalan lancar.

“Saya hanya mohon doa restu dan nasihat agar bisa menjalankan amanah ini,” ujarnya.

Ketua PC IKA PMII Jombang, Prof KH Amir Maliki Abi Thalchah, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai momentum ini penting untuk mengembalikan arah perjuangan NU.

“NU sekarang babak belur karena ulah para pemimpinnya. Harus dikembalikan ke garis perjuangannya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti posisi Gus Salam sebagai cucu langsung KH Bishri Syansuri, salah satu muassis NU. “Ini sanad kuat. Gus Salam kiai muda, energik, dan mudah diterima,” tambahnya.

Senada, KH Junaidi Hidayat mengungkap kegelisahan sejumlah tokoh NU terhadap dinamika PBNU belakangan ini. Ia menilai perubahan harus dimulai dari kepemimpinan.

“Kita doakan Gus Salam diberi kekuatan menjalankan ikhtiar ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi jaringan kader, termasuk IKA PMII, untuk mengawal arah organisasi. “IKA PMII bagian dari NU dan punya tanggung jawab khidmah di dalamnya,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya