Berita

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansyah. (Foto: Istimewa)

Nusantara

FPPJ:

Sarana Jaya Butuh Penguatan Kepemimpinan untuk Akselerasi Transformasi

Punya Fondasi Bisnis Kuat
MINGGU, 12 APRIL 2026 | 11:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) memberikan catatan positif terhadap performa Perumda Pembangunan Sarana Jaya. BUMD DKI Jakarta ini dinilai memiliki fondasi bisnis yang kokoh serta peran strategis yang krusial dalam menyokong pembangunan kota, terutama di sektor hunian terpadu, pengembangan kawasan, dan optimalisasi aset daerah.

Ketua FPPJ, Endriansyah menyatakan bahwa sebagai pemegang mandat pembangunan kota, Sarana Jaya memiliki potensi besar untuk bertumbuh melampaui capaian saat ini. Namun, untuk mencapai level perusahaan kelas dunia, dibutuhkan nakhoda yang lengkap dan tim manajemen yang solid.

Endriansyah menekankan, tantangan Jakarta menuju Kota Global memerlukan respons cepat dari jajaran direksi. Penguatan struktur kepemimpinan bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan taktis untuk memastikan setiap divisi bergerak dalam irama yang sama.


"Secara kelembagaan, Sarana Jaya memiliki aset dan portofolio bisnis yang luar biasa. Agar akselerasi program berjalan optimal, dibutuhkan penguatan struktur kepemimpinan. Tim yang solid dan jajaran direksi yang lengkap akan menjadi mesin penggerak utama dalam mengeksekusi peluang bisnis yang ada," kata Endriansyah dalam keterangannya, Minggu 12 April 2026.

Lebih lanjut, FPPJ menyoroti pentingnya sinergi antar-lini di level manajemen. Dengan jajaran direksi yang mumpuni, perusahaan akan memiliki ruang gerak yang lebih agile (lincah) dalam pengambilan keputusan, inovasi pembiayaan, dan optimalisasi aset.

"BUMD sebesar Sarana Jaya membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya visioner secara individu, tetapi juga kuat secara kolektif," kata Endriansyah.

FPPJ optimistis bahwa dengan penguatan nakhoda di tubuh Sarana Jaya, perusahaan ini akan menjadi motor penggerak utama pembangunan infrastruktur dan properti di Jakarta. Dukungan terhadap agenda Jakarta sebagai pusat ekonomi global harus dibarengi dengan kesiapan internal yang matang.




Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya