Berita

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei (Foto: AFP)

Dunia

Wajah Mojtaba Khamenei Cacat Akibat Serangan AS-Israel

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 11:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei dilaporkan mengalami luka parah akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel di awal perang yang juga menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.

Mengutip laporan Reuters, Minggu, 12 April 2026, tiga sumber yang dekat dengan lingkaran dalam kekuasaan menyebut wajah Mojtaba mengalami cacat dan cedera parah pada satu atau kedua kakinya setelah serangan yang terjadi pada hari pertama konflik, 28 Februari.

Meski mengalami luka berat, pria berusia 56 tahun itu disebut masih dalam tahap pemulihan dan tetap menjalankan fungsi kepemimpinan dalam kapasitas yang terbatas. 


"Sedang dalam masa pemulihan dari luka-lukanya dan tetap memiliki ketajaman mental yang terjaga," ungkap laporan tersebut. 

Mojtaba diketahui mengikuti pertemuan dengan pejabat senior melalui konferensi audio dan tetap terlibat dalam pengambilan keputusan strategis, termasuk terkait perang dan negosiasi dengan Washington.

Namun, kondisi dan keberadaannya masih menjadi misteri bagi publik. Tidak ada foto, video, atau rekaman suara yang dirilis sejak serangan tersebut maupun sejak ia ditunjuk sebagai pengganti ayahnya pada 8 Maret. 

Pernyataan pejabat Amerika Serikat turut memperkuat laporan itu. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada 13 Maret mengatakan Mojtaba terluka dan kemungkinan cacat, sementara sumber intelijen AS menyebut ada kemungkinan ia kehilangan satu kaki.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya