Berita

Ilustrasi

Politik

Pemanfaatan AI Didorong untuk Perkuat Sektor Pertanian

MINGGU, 12 APRIL 2026 | 08:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian di Indonesia.

"Adopsi teknologi terbaru, dalam hal ini artificial intelligence, sangat kritikal dan strategis untuk menopang pertumbuhan pertanian di Indonesia serta menjaga keberlanjutannya," ujar Nezar lewat keterangan resminya, Minggu, 12 April 2o026. 

Menurutnya, AI memiliki manfaat yang luas bagi para petani. Teknologi ini mampu mendeteksi hama dan penyakit tanaman, memaksimalkan produksi lahan, hingga melakukan otomatisasi perawatan tanaman.


Lebih jauh, AI juga dapat memetakan jalur distribusi dan melakukan analisis prediktif terkait ketersediaan pangan di masa depan.

Nezar menyadari bahwa implementasi AI yang maksimal membutuhkan fondasi jaringan telekomunikasi yang kuat.
Ia menyebut bahwa AI bekerja berdasarkan pertukaran data yang sangat bergantung pada kualitas akses internet.

"AI ini bekerja dengan data. Dan data ditransfer melalui jaringan telekomunikasi. Karena itu infrastruktur telekomunikasi menjadi prasyarat di tingkat elementer, di tingkat fundamental," jelasnya.

Untuk mendukung inovasi tersebut, pemerintah terus memacu pembangunan dan pemerataan infrastruktur telekomunikasi hingga ke pelosok daerah.

Perhatian khusus diberikan kepada wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) agar mendapatkan akses internet yang setara.

Nezar berharap konektivitas yang merata dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi digital di daerah, pertumbuhan UMKM, serta pertukaran informasi dan kecakapan di tengah masyarakat.

Ke depan, pemerintah juga akan terus menggandeng perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan melahirkan inovasi AI karya anak bangsa.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya