Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif saat melakukan pertemuan dengan delegasi Iran di Islamabad pada Sabtu 11 April 2026. (Foto: Anadolu Agency)

Dunia

Perundingan Perdana, PM Pakistan Gelar Diskusi Terpisah dengan AS dan Iran

SABTU, 11 APRIL 2026 | 22:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menggelar pertemuan terpisah dengan delegasi Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Sabtu 11 April 2026, dalam perundingan besar pertama sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu.

Mengutip Middle East Monitor, PM Sharif lebih dulu bertemu dengan delegasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, dan dihadiri Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi serta pejabat keamanan Ali Bagheri Kani. 

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Islamabad terkait isi pembicaraan dengan pihak Teheran.


Delegasi Iran dilaporkan tiba lebih dulu di Islamabad, disusul pesawat Angkatan Udara AS yang membawa Vance beberapa saat kemudian.

Di samping itu, PM Sharif kemudian melanjutkan pertemuannya bersama Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar dan Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi dengan Wakil Presiden AS JD Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. 

Dalam pertemuan tersebut, Sharif mengapresiasi komitmen kedua delegasi yang tetap membuka ruang dialog secara konstruktif. 

Ia berharap perundingan ini dapat menjadi “batu loncatan” menuju perdamaian yang berkelanjutan di kawasan.

Untuk diketahui, Pakistan mengambil peran sebagai mediator setelah berhasil mengamankan gencatan senjata sementara selama dua pekan antara pihak-pihak yang bertikai.

Konflik di kawasan tersebut bermula dari operasi militer AS bersama Israel terhadap Iran, yang bertujuan menekan ancaman serta menghentikan program nuklir Teheran. Namun serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Data otoritas kesehatan Iran mencatat hampir 3.000 orang tewas akibat perang tersebut. Sementara itu, sedikitnya 13 tentara AS dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya