Berita

Buku Saku 0%. (Foto: Dok. KSP)

Nusantara

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

SABTU, 11 APRIL 2026 | 18:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Buku Saku 0% bertajuk “Manfaat dan Penerima Program Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026”  bisa menjadi instrumen strategis untuk melawan banjir informasi yang tidak terverifikasi di tengah masyarakat.

Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Herik Kurniawan menyatakan, buku saku yang disusun Kantor Staf Presiden (KSP) itu memiliki nilai strategis bagi publik maupun insan pers dalam menjaga kualitas pemberitaan.

“Buku ini menjadi instrumen penting memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta literasi publik terkait berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujar Herik dalam keterangannya, Sabtu, 11 April 2026.


Menurut Herik, penyajian data dalam format ringkas sangat krusial di tengah derasnya arus informasi yang sering kali membingungkan. Kehadiran panduan yang kredibel dianggap menjadi solusi efektif untuk meminimalisir potensi disinformasi di ruang publik.

“Buku saku ini dapat menjadi rujukan bagi insan pers dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis data,” katanya.

Di tengah arus informasi yang semakin cepat, panduan yang jelas seperti ini sangat membantu masyarakat untuk mengetahui hak-haknya. Selain itu, publik bisa lebih memahami mekanisme penyaluran bantuan secara tepat dan akurat.

Lebih lanjut, Herik memandang keterbukaan informasi mengenai program kesejahteraan bukan sekadar urusan administratif, melainkan fondasi utama untuk membangun kembali kepercayaan publik (public trust) terhadap pemerintah.

Oleh karena itu, IJTI mendorong agar inisiatif KSP ini tidak berhenti di sini, melainkan terus diperbarui secara berkala mengikuti dinamika kebijakan yang ada agar tetap relevan sebagai rujukan utama.

“Semoga buku saku ini tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga jembatan yang memperkuat sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata dan berkeadilan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Buku Saku 0% diluncurkan pada Rabu, 8 April 2026 oleh tim editor yang terdiri dari tokoh-tokoh di lingkungan KSP. Tim dipimpin langsung Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, didampingi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar Saputra, serta Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Timothy Ivan Triyono.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya