Berita

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama (Foto: Istimewa)

Bisnis

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

SABTU, 11 APRIL 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, memberikan respons tegas terkait munculnya gerakan yang mendorong pemakzulan Presiden Prabowo Subianto. 

Menurutnya, aksi jalanan, diskusi provokatif, serta konten opini yang beredar saat ini tidak mendidik generasi muda dan berisiko merusak stabilitas nasional.

Haris menekankan pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi agar tidak terjebak dalam upaya-upaya inkonstitusional.


“Demokrasi kita memiliki mekanisme yang jelas dan konstitusional. Tidak seharusnya ada upaya-upaya pemakzulan yang didorong melalui tekanan jalanan,” ujar Haris dalam keterangannya, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 11 April 2026 

Haris menyatakan keheranannya atas narasi pemakzulan tersebut. Pasalnya, dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun kepemimpinan, pemerintahan Presiden Prabowo justru telah menunjukkan berbagai progres signifikan.

Ia menghimbau masyarakat agar tetap jernih dalam menilai situasi politik saat ini.

"Publik perlu melihat kinerja pemerintah secara objektif, bukan terjebak pada opini yang menyesatkan oleh segelintir petualang kekuasaan," tambahnya.

Berdasarkan catatan KNPI, terdapat beberapa poin krusial yang berhasil dieksekusi oleh pemerintah, di antaranya pemberantasan korupsi, Sinergi aparat penegak hukum yang semakin solid dalam memberantas praktik rasuah.

Kemudian penertiban sumber daya alam. Ini adalah langkah berani negara dalam menertibkan mafia tambang dan tata kelola sawit ilegal demi keadilan ekonomi.

“Langkah tegas dalam memberantas mafia tambang dan sawit ilegal menunjukkan keberanian negara dalam menata ulang pengelolaan sumber daya alam agar lebih berkeadilan,” tegas Haris. 

Lalu ketahanan pangan dan ekonomi. Optimalisasi produksi dalam negeri serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak global. Kemudian, hilirisasi industri, di mana konsistensi dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

"Program hilirisasi industri juga dinilai terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Semua program berjalan sesuai harapan, lantas koq bisa-bisanya disebut gagal? Ini kan lucu ada pengamat bilang begitu", tandasnya. 

Atas dasar itu, KNPI menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang sah dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan.

“Pemuda Indonesia akan selalu berada di garda terdepan dalam mengawal Presiden Prabowo hingga akhir masa jabatannya. Jangan sampai kita terprovokasi oleh narasi yang justru memecah belah bangsa,” tegas Haris.

Ia pun mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun harus disalurkan melalui jalur yang sesuai dengan konstitusi.

“Kalau ada kritik, sampaikan melalui mekanisme yang benar. Jangan sampai demokrasi disalahgunakan untuk kepentingan sesaat,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya