Berita

Ilustrasi LPG 3 Kg. (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Kerja Polri Ungkap Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi Layak Dipuji

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keberhasilan Polri mengungkap ratusan kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi mendapat apresiasi dari Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA).

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian menyebut, pengungkapan 755 tempat kejadian perkara (TKP) sepanjang 2025 hingga April 2026 dengan total 672 tersangka merupakan capaian signifikan.

Kinerja Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tersebut patut diapresiasi dalam upaya penegakan hukum di sektor energi.


“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Polri, khususnya Kapolri, Kabareskrim Komjen Syahardiantono, dan Dittipidter Bareskrim Polri,” ujar Aminullah dalam keterangannya, Jumat, 10 April 2026.

Aminullah menilai, penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi merupakan kejahatan serius yang berdampak luas, baik terhadap stabilitas ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.

“Kasus ini adalah kasus besar. Penyelewengan subsidi energi tidak hanya merugikan negara secara finansial,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika tidak ditindak tegas, praktik tersebut juga berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap energi bersubsidi yang seharusnya dinikmati oleh kelompok yang berhak.

“Hal ini tentu merugikan masyarakat kecil yang membutuhkan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya