Berita

Bimtek Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 20:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia (Kodiklat TNI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemampuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan prajurit menghadapi dinamika lingkungan strategis global yang kian kompleks, sekaligus memperkuat peran TNI dalam mendukung ketahanan nasional.

Komandan Kodiklat TNI, Letjen Mohamad Naudi Nurdika menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tubuh TNI. Menurutnya, kondisi global yang kurang kondusif menuntut prajurit memiliki kesiapsiagaan tinggi melalui penguatan kapasitas yang adaptif dan responsif.


“Termasuk di bidang ketahanan pangan serta peningkatan kemampuan Yonif TP dan Kompi Produksi, khususnya di sektor Zeni Konstruksi dan kesehatan,” ujar Letjen Naudi dalam keterangan resminya, Jumat, 10 April 2026.

Di sela kegiatan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut meninjau langsung praktik ketahanan pangan yang diikuti peserta Bimtek. Kehadiran Panglima TNI menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memberi motivasi kepada prajurit agar aktif memperkuat ketahanan nasional.

“Penting bagi prajurit untuk mengembangkan tanaman produktif seperti buah-buahan dan komoditas pangan lainnya guna mendukung kemandirian pangan, terutama di tengah dinamika geopolitik global,” ujar Jenderal Agus.

Sementara itu, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kodiklat TNI, Erland Hendriatna, menjelaskan kegiatan Bimtek berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 April 2026.

Kodiklat TNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit melalui pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan tantangan global.

Kegiatan ini diikuti personel yang memiliki peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan, serta menghadirkan narasumber dari bidang zeni, kesehatan, dan pemberdayaan wilayah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya