Berita

Ilustrasi Lebaran Betawi (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Apa Itu Lebaran Betawi? Tradisi Khas Masyarakat Jakarta yang Sarat Makna

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 19:07 WIB | OLEH: TIFANI

Lebaran Betawi adalah tradisi budaya tahunan yang digelar oleh masyarakat Betawi di wilayah Jakarta sebagai bentuk ungkapan rasa syukur setelah merayakan Hari Raya Idulfitri. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana melestarikan budaya Betawi yang kaya akan nilai sejarah dan kearifan lokal.

Secara umum, Lebaran Betawi biasanya diselenggarakan beberapa waktu setelah Idulfitri, dengan melibatkan berbagai kegiatan budaya seperti pertunjukan seni, kuliner khas, hingga tradisi unik yang mencerminkan identitas masyarakat Betawi. Acara ini sering digelar di ruang publik dan dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan.

Salah satu ciri khas Lebaran Betawi adalah penyajian aneka makanan tradisional, seperti kerak telor, soto Betawi, hingga ketupat yang menjadi simbol kebersamaan dan kemakmuran. Selain itu, terdapat pula tradisi “nganter” atau mengirim makanan kepada kerabat sebagai bentuk mempererat hubungan kekeluargaan.

Tak hanya kuliner, Lebaran Betawi juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional seperti ondel-ondel, lenong, dan tanjidor. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sekaligus menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda.

Lebaran Betawi memiliki makna yang lebih dalam, yakni sebagai simbol persatuan dan keberagaman masyarakat Jakarta. Di tengah modernisasi kota, tradisi ini menjadi pengingat pentingnya menjaga identitas budaya lokal agar tidak tergerus zaman.

Dengan demikian, Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan biasa, melainkan representasi kekayaan budaya Betawi yang terus hidup dan berkembang. Tradisi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya