Berita

Menteri PU, Dody Hanggodo. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Menteri PU Ngaku Langsung Telepon Prabowo saat Digeledah Kejati

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 17:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengaku kaget kantornya digeledah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta saat ia tengah menghadiri acara internal pada Kamis, 9 April 2026.

Penggeledahan ini dilakukan di tengah mencuatnya kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Cipta Karya Kementerian PU pada tahun 2023-2024. Kasus tersebut kini diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Saya ikut terkejut karena kemarin kita ada acara, saya dikasih tahu kalau teman-teman kejaksaan datang dan ingin melakukan pendalaman atas beberapa kasus," kata Dody saat ditemui di Kantin Kementerian PU Jakarta, Jumat, 10 April 2026.


Usai digeledah, Menteri Dody mengaku langsung menghubungi Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan kondisi di kementeriannya.
 
"Saya kemudian lapor kepada Pak Presiden. Saya mengatakan ke Pak Presiden 'Pak Saya izin kasih keleluasaan kepada penyidik untuk masuk ke ruangan siapa pun'. jadi supaya tidak ada kesan tebang pilih lah," jelas Dody.

"Pak Presiden kemarin tidak ada di Jakarta, tapi dia support," tuturnya.

Ia pun langsung memberi izin Kejati untuk melakukan penggeledahan. Meski demikian, ia memilih tidak mendalami maksud dan tujuan dari Kejati dan menyerahkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum.

"Saya memang sengaja tidak mau tanya lebih detail karena sudah ranahnya penegak hukum. Jadi saya enggak mau terlibat jauh, mereka cuma minta izin untuk masuk ke ruangan," ujarnya lagi.

Penggeledahan berlangsung selama lebih dari enam jam. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida dan Inspektur Jenderal Maulidya Kementerian PU, Maulidya Indah Junica ke aparat penegak hukum.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya