Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Masuki Level 72.000 Dolar AS

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin terus menunjukkan penguatan yang cukup solid. Aset kripto terbesar ini naik sekitar 1,88 persen dan kini berada di level 72.249 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Jumat 10 April 2026.

Kenaikan ini terutama dipicu oleh membaiknya sentimen global. Kesepakatan gencatan senjata bersyarat antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membantu meredakan ketegangan geopolitik, sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto. Kondisi ini mendorong terjadinya reli pemulihan di pasar.

Selain faktor geopolitik, penguatan Bitcoin juga didukung oleh faktor teknikal dan aliran dana. Minat terbuka (open interest) di pasar berjangka meningkat, menandakan bertambahnya partisipasi trader. 


Di sisi lain, aliran dana ke ETF kripto juga menunjukkan tren positif. Tak hanya itu, likuidasi posisi short yang mencapai sekitar $139 juta ikut mempercepat kenaikan harga karena memaksa trader yang bertaruh turun untuk menutup posisi mereka.

Untuk prospek jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih cukup menarik untuk diperhatikan. Jika harga mampu bertahan di atas level 71.780 Dolar AS, yang merupakan area penting berdasarkan analisis Fibonacci (38,2 persen), maka ada peluang untuk melanjutkan kenaikan menuju 73.388 Dolar AS. 

Namun, jika harga turun dan menembus di bawah 70.480 Dolar AS, maka risiko koreksi akan meningkat dengan potensi penurunan ke sekitar 69.180 Dolar AS.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya